PTQ 2026 (Penerimaan Tamu Qobilah) – Gerbang Baru Menjadi Kader Muhammadiyah

Setelah menyelesaikan rangkaian FORTASI dan MPLS Ramah 2026, peserta didik baru SMK Muhammadiyah 1 Nganjuk melangkah ke tahap berikutnya melalui Penerimaan Tamu Qobilah (PTQ) Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 17 sampai 18 Juli 2026 di Lapangan Basket SMK Muhammadiyah 1 Nganjuk.

Mengusung tema “Dari Tamu Menjadi Kader, Dari Kader Menjadi Teladan”, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh peserta didik baru untuk resmi bergabung dalam keluarga besar Qobilah KH. Ahmad Dahlan Hizbul Wathan. PTQ bukan hanya kegiatan penutup masa orientasi, tetapi juga menjadi awal pembentukan karakter, jiwa kepemimpinan, dan semangat pengabdian sebagai kader Muhammadiyah.

Kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang berlangsung khidmat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian pembukaan dengan penuh disiplin dan antusias sebagai bentuk kesiapan memasuki proses pembinaan kepanduan Hizbul Wathan. Dalam sambutannya, pembina (Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Nganjuk ibu Maria Habiba Purnamasari, M.Pd) menyampaikan bahwa setiap peserta diharapkan mampu menjadi pribadi yang berakhlak mulia, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang siap memberikan manfaat bagi masyarakat.

Berbagai persiapan dilakukan oleh panitia dan kader Hizbul Wathan, mulai dari pendirian tenda, penataan perlengkapan perkemahan, hingga menyiapkan area kegiatan yang akan menjadi tempat belajar, berlatih, dan membangun kebersamaan selama dua hari pelaksanaan PTQ.

Melalui berbagai aktivitas yang telah disiapkan, peserta akan mendapatkan pengalaman tentang nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, kerja sama, kemandirian, serta penguatan ideologi Muhammadiyah dan Hizbul Wathan. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membentuk kader muda yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter Islami dan semangat berorganisasi.

Penerimaan Tamu Qobilah menjadi bukti bahwa proses pendidikan di SMK Muhammadiyah 1 Nganjuk tidak hanya berfokus pada kompetensi kejuruan, tetapi juga pada pembinaan karakter dan kaderisasi. Dengan semangat “Satu Qobilah, Satu Tujuan”, seluruh peserta diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang berintegritas, berprestasi, serta siap menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Satu bab telah usai, dan bab baru resmi dimulai. Semoga perjalanan di Qobilah KH. Ahmad Dahlan menjadi awal lahirnya kader-kader Muhammadiyah yang tangguh, berakhlak, dan siap berkarya untuk umat, bangsa, dan persyarikatan.The path we tread, the goals we set.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *