Pada hari Selasa, 28 April 2026, SMK Muhammadiyah 1 Nganjuk menyelenggarakan kegiatan Latihan Penanganan Bencana bekerja sama dengan BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Nganjuk. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan siswa dan siswi kelas X dan XI, serta wali kelas yang turut mewakili masing-masing kelas.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan mental dan pengetahuan peserta dalam menghadapi situasi darurat akibat bencana alam. Dalam kondisi yang tidak terduga, kesiapan diri menjadi faktor penting agar dapat bertindak cepat, tepat, dan aman.
Pelatihan diawali dengan pemberian materi dasar terkait kebencanaan, dilanjutkan dengan praktik langsung yang dipandu oleh tim BPBD. Salah satu materi utama adalah penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan). Peserta diajarkan teknik memegang APAR dengan benar, cara mengarahkan semprotan ke sumber api, serta langkah-langkah efektif untuk memadamkan api secara aman.
Selain itu, peserta juga mengikuti simulasi gempa bumi. Dalam sesi ini, siswa dilatih untuk memahami tindakan yang harus dilakukan saat terjadi gempa, seperti melindungi diri, mencari tempat aman, serta prosedur evakuasi yang tepat setelah gempa berhenti.
Tidak hanya teori, kegiatan ini juga memberikan pengalaman praktik memadamkan api secara langsung di lapangan. Peserta tampak antusias dan aktif mengikuti setiap arahan, sehingga materi yang diberikan dapat dipahami dengan baik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta memiliki kesadaran dan kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi potensi bencana. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh, siswa dan guru diharapkan mampu menjadi pribadi yang tanggap, sigap, dan tidak panik saat menghadapi situasi darurat.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen SMK Muhammadiyah 1 Nganjuk dalam membekali warganya dengan keterampilan hidup (life skill) yang penting, khususnya dalam hal keselamatan dan kesiapsiagaan bencana.


